Kenapa Saya Keluar dari Aster dan Mulai Melirik Ekosistem Solana
Belakangan ini saya memutuskan untuk keluar dari posisi di Aster (ASTR). Keputusan ini bukan semata karena harga tidak sesuai ekspektasi, namun lebih pada kondisi aplikasi dan ekosistemnya yang kurang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
1. Masalah yang Saya Temukan pada Aster
Beberapa fitur aplikasi masih kurang stabil.
Perkembangan ekosistem terasa melambat.
Tidak ada arus narasi baru yang kuat untuk mendongkrak minat investor.# $SOL Pasar terlihat kurang responsif dibandingkan proyek lain di sektor yang sama.
Akibatnya, momentum pertumbuhan Aster terhambat, sehingga menurut saya lebih baik mengamankan modal dan mencari peluang yang lebih kuat.
Saat Aster terlihat stagnan, justru Solana mengalami gelombang narasi baru, salah satunya datang dari Trump Coin (TRUMP) dan memecoin lain yang dibangun di jaringan Solana.
Kenapa Trump Coin Penting?
Trump Coin membawa sentimen politik yang besar.
Nama “Trump” sendiri sudah merupakan brand global.
Hype memecoin sering menghidupkan ekosistem blockchain di mana mereka berada.
Volume transaksi Solana meningkat karena banyak trader, investor, bahkan media kembali melirik SOL.
Dengan kata lain, naiknya Trump Coin → menunjukkan aktivitas ekosistem Solana meningkat.
---
Apakah Solana Bisa Mencapai All Time High (ATH) Baru?
Bitcoin, Ethereum, dan BNB sudah menembus atau mendekati ATH. Namun Solana masih tertinggal sedikit.
Ini justru menjadi peluang besar.
Faktor Pendukung Solana Menuju ATH Baru
Faktor Dampak
Pertumbuhan memecoin (Trump, WIF, BONK, dll) Meningkatkan volume & transaksi Ekosistem DeFi Solana berkembang cepat Pengguna bertambah & likuiditas naik Kecepatan transaksi tinggi & fee rendah Menarik trader ritel & whale Narasi “Solana adalah blockchain yang praktis” menguat Adopsi makin cepat
Kalau ekosistem lain sudah rally, wajar bila giliran Solana menyusul.
Ketika Anda memiliki total 6$ di dompet Anda dan Anda membuka perdagangan sebesar 3.5$ dan setelah 5 menit pasar memberi Anda senyuman yang indah seperti ini 😂😂😂#nobetrader
➡️ Kalau harga tembus ke $0.80: Profit per coin: $0.80 − $0.54 = $0.26 Total profit: 277.7 × $0.26 ≈ $72.2 ≈ Rp1.083.000
➡️ Kalau tembus ke $1.00: Profit per coin: $1.00 − $0.54 = $0.46 Total profit: 277.7 × $0.46 ≈ $127.7 ≈ Rp1.915.000
---
🧠 Tips Swing Trader Pro (Rahasia):
✅ Jangan entry sekarang kalau harga belum ke zona $0.535 – $0.55. Sabar itu kunci swing. ✅ Setelah entry, jangan sering-sering cek chart, cukup pantau tiap minggu. ✅ Boleh pasang TP bertingkat (sebagian jual di $0.65, sisanya tahan ke $0.80/$1) biar profit tetap aman.
---
📌 Kesimpulan Rencana Swing 1-2 Bulan FART (Modal $15):
Sulit untuk memastikan secara pasti apakah Aster (ASTR / ASTER) akan benar-benar bisa menjadi “next HyperLiquid killer” — tapi ada beberapa indikasi positif dan juga risiko yang perlu diperhitungkan. Berikut analisis saya berdasarkan data terbaru, plus faktor-yang mungkin menentukan.
---
Apa itu yang sudah terlihat bagus dari Aster
1. Peluncuran yang kuat & dukungan besar Aster baru-saja diluncurkan (stealth launch) dan mendapat perhatian karena dukungan dari CZ (Changpeng Zhao) dari Binance dan kaitannya dengan YZi Labs serta PancakeSwap.
2. Pertumbuhan metrik awal yang eksplosif
Token ASTER melonjak ~1.650% dalam 24 jam pertama.
TVL (Total Value Locked) Aster melewati US$1 miliar dalam waktu yang relatif singkat.
Jumlah dompet dan pengguna baru juga besar dalam periode peluncuran.
3. Fitur & positioning kompetitif Aster menawarkan fitur yang menarik seperti hidden orders, dukungan multi-chain, leverage trading, dan berusaha memberikan pengalaman DEX/perps dengan kompetitif terhadap HyperLiquid.
4. Narasi pasar & hype Banyak media dan analis sudah mulai membanding-bandingkan Aster dengan HyperLiquid, yang artinya Aster sukses menarik perhatian & ekspektasi.
---
Risiko dan tantangan yang harus dihadapi
1. Volume & likuiditas masih di bawah HyperLiquid Meskipun pertumbuhan Aster cepat, saat ini Aster masih jauh di belakang HyperLiquid dalam hal volume perdagangan dan likuiditas harian/weekly. Beberapa laporan menyebutkan Aster masih memiliki “10× kurang volume harian & 21× kurang volume mingguan” dibanding HyperLiquid.
2. Ketergantungan pada hype & spekulasi Banyak kenaikan yang didorong oleh hype, endorsement, dan momentum marketing. Jika pengembangan teknis, keamanan, adopsi pengguna dan likuiditas nyata tidak konsisten, ada risiko koreksi tajam.
3. Risiko teknis & operasional
Regulasi: Karena sifat DeFi dan DEX/perps, regulasi bisa menjadi hambatan.
Infrastruktur: Skalabilitas, keamanan smart contract, kehandalan jaringan, dan risiko likuidasi atau manipulasi.