Dari membuat kecil #profits hingga besar #losses dan kemudian lagi dari sedikit keuntungan ke #huge #losses , saya berada di titik itu lagi, di mana saya #liquidate lagi tanpa sisa 😭😭😭😭
Fkkkkkkk i #blew akun saya lagi karena secara tidak sengaja mengklik pendek alih-alih panjang dan sekarang saya #liquidate 😭😭😭😭 Saya hanya #lost semua jika saya #savings . Saya #broke sekarang. 😢 😭 Ini sekarang menjadi cerita sehari-hari bagi saya untuk mengalami kerugian. setiap kali saya berdagang, saya mengalami lebih banyak kerugian 😭. sekarang saya tidak memiliki apa-apa lagi di rekening bank saya 😢
Recent #trends indicate that harga Bitcoin telah sedikit tertekan, tetap mendekati level terendah dalam sebulan. Ini mengalami penurunan hampir 3% selama akhir pekan, menguji batas bawah dari kisaran dua bulan antara $85,000 dan $82,000. Penurunan ini semakin diperburuk oleh likuidasi paksa di pasar derivatif. Sentimen bearish telah bertahan di antara para investor, dengan produk Bitcoin melihat aliran keluar sebesar $1,09 miliar minggu lalu, yang terbesar sejak pertengahan November 2025.
Selama minggu lalu, harga Bitcoin telah turun sebesar 6,63%, meskipun kinerja bulanannya menunjukkan sedikit peningkatan sebesar 0,15%. Melihat tahun lalu, Bitcoin telah menurun sebesar 13,98%.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa #Bitcoin saat ini berada dalam saluran tren menurun dalam jangka menengah, menunjukkan #negative perkembangan dan menurunnya #buyer minat. Harga juga telah menembus lantai pola persegi panjang di $88,604, yang bisa menjadi sinyal penurunan lebih lanjut menuju $80,705 atau lebih rendah. Bitcoin mendekati level support di 86,000 poin, yang mungkin mengarah pada reaksi positif; namun, jika menembus di bawah level ini, itu akan menjadi negatif #signal .
Hari lain, lain lagi #liquidation Saya dilikuidasi lagi hari ini Sekarang saya berada di total #loss dari 4000 persen Saya hanya masuk ke #losses setiap hari 😢😭
Sejak Januari 2026, kasus defamasi yang melibatkan komunitas #XRP adalah tuntutan senilai $30 juta #lawsuit yang diajukan oleh pengusaha kripto Jake Claver terhadap pengaruh XRP Zach Rector. Kasus ini diajukan pada tanggal 9 Januari 2026 di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Barat Washington. Rincian Penting dari Kasus Claver vs Rector Pihak-Pihak yang Terlibat: Jake Claver (pendiri Digital Ascension Group dan Digital Wealth Partners) menuntut Zach Rector (pengaruh XRP dan pendiri Entrepreneur Exposed LLC). Aduan: Claver mengklaim bahwa Rektor melakukan kampanye fitnah secara daring melalui YouTube dan X (sebelumnya Twitter) pada akhir Desember 2025. Ia mengklaim bahwa Rektor secara salah menuduhnya melakukan penipuan, tidak jujur, dan menutupi masalah hukum terkait hasil investasi.
Menurut #CoinDesk , SEC #Chairman Paul Atkins memperkenalkan rencana 'Proyek Crypto' pada #Fox Bisnis, yang bertujuan untuk memodernisasi regulasi cryptocurrency agar Amerika Serikat menjadi pusat global untuk aset kripto. Langkah-langkah terkait termasuk merevisi kerangka regulasi yang ada untuk beradaptasi dengan pasar #digital aset yang muncul. #SEC
mau tahu tentang #Crypto , ya? 🤔 Ini seperti wild west dari #finance di luar sana! 🌪️ Beberapa #folks sangat menyukainya, sementara yang lain berkata, "Uh, tidak terima kasih." 🙅♂️
Apa #vibe yang kamu cari? Mau tahu tentang #trends terbaru, atau mungkin beberapa wawasan tentang investasi? Atau mungkin kamu hanya penasaran tentang bagaimana semuanya bekerja? 🤓 Mari kita selami!