Penipuan dalam crypto meningkat pesat pada tahun 2025. Bahkan orang-orang pintar pun kehilangan uang. Berikut adalah kasus nyata dan tanda-tanda peringatan.
1. Penipuan OTC Telegram Binance
Penipu berpura-pura menjadi pedagang OTC high-end di Telegram.
Mereka menawarkan diskon besar pada token seperti $SUI, $NEAR dan Axelar.
Korban mengirimkan dana dan kehilangan lebih dari $50 juta.
Penipuan menggunakan kepercayaan palsu untuk meniru kesepakatan yang didukung oleh Binance.
2. Penipuan Peniruan Dukungan Binance
Penipu menyamar sebagai dukungan Binance melalui SMS dan email.
Mereka meminta video wajah, pemindaian kode QR, atau koneksi dompet.
Pengguna kehilangan akses ke akun dan aset mereka secara instan.
Peringatan datang dari CEO #Binance pada 20 Juni 2025.
3. Token $USDT Palsu di BSC
Pengguna menerima USDT palsu di Binance Smart Chain (BSC).
Token palsu meniru USDT yang sebenarnya dan menipu pengguna untuk menerimanya.
Selalu verifikasi alamat kontrak (USDT yang sebenarnya: 0x55d398…).
4. Penipuan Pengembalian Uang P2P Binance
Di Binance P2P, penipu menawarkan “pengembalian” palsu melalui WhatsApp.
Mereka membimbing pengguna langkah demi langkah, memanipulasi VPN dan alat dompet.
Pengguna kehilangan USDT atau TRX setelah aktivitas berbagi layar.
🛡️ Cara Melindungi Diri Anda
Abaikan segala kontak dukungan yang tidak diminta. Binance tidak pernah meminta video wajah atau kode QR.
Jangan pernah menghubungkan token kontrak yang tidak dikenal. Selalu konfirmasi ID kontrak yang valid melalui BscScan atau Etherscan.
Hindari tautan eksternal dalam obrolan Binance atau penjual Telegram. Gunakan alur pesanan bawaan Binance saja.
Jangan terima tawaran melalui aplikasi pihak ketiga atau VPN. Jaga agar perdagangan tetap dalam antarmuka Binance saja.
📝 Kesimpulan
Penipuan ini menunjukkan seberapa cepat penipuan beradaptasi dengan platform seperti Binance.