Pasar global mengalami penetapan harga ulang yang tajam di bawah resonansi "Dampak Walsh" dan data inflasi: Trump mencalonkan Kevin Walsh sebagai ketua The Fed, PPI AS yang mengejutkan mengalami pemulihan, memicu ekspektasi yang lebih hawkish, mendorong dolar mencetak kenaikan harian terbesar sejak Mei tahun lalu (+0,84%), pasar saham AS melemah, dan kurva imbal hasil obligasi AS terpisah (10 tahun sedikit naik, 2 tahun turun).
Yang paling signifikan adalah dampak deleveraging terhadap komoditas. Emas jatuh sekitar 10% dalam satu hari, menghapus kenaikan minggu sebelumnya dan jatuh di bawah 4900 dolar; perak sempat anjlok 36% sebelum pulih tetapi tetap jatuh lebih dari 26%, harga tembaga menghapus kenaikan hari sebelumnya dan jatuh sekitar 5% pada hari itu. CME kemudian menaikkan margin emas dan perak (emas 6%→8%, perak 11%→15%), semakin memperkuat tekanan deleveraging. Aset kripto terus mengalami penjualan, Bitcoin jatuh di bawah 80 ribu dolar pada akhir pekan.
Sektor energi relatif tahan terhadap penurunan: Minyak mentah awalnya turun mengikuti komoditas, kemudian berbalik naik di tengah ketegangan AS-Iran dan berita "kerangka negosiasi yang terbentuk"; minyak mentah bulan Januari naik lebih dari 14%, menjadi kenaikan bulanan pertama dalam enam bulan, dan mencetak kinerja bulanan terbaik sejak Juli 2023.
Variabel politik dan geopolitik masih ada: Senat AS meloloskan undang-undang pengeluaran senilai 1,2 triliun dolar tetapi karena alasan prosedural, penutupan singkat tidak dapat dihindari; Trump menyebut AS-Iran dalam negosiasi, dan menyatakan bahwa negosiasi dengan Greenland mendekati kesepakatan. Cerita AI/kapital luar angkasa terus hangat: Jensen Huang mengonfirmasi Nvidia akan berpartisipasi dalam putaran pendanaan baru OpenAI tetapi membantah "komitmen investasi ratusan miliar"; pasar ramai membahas profit dan valuasi IPO potensial SpaceX (>1,5 triliun dolar), serta rencananya untuk mengajukan izin penyebaran "juta satelit" untuk membangun pusat data orbit.


