Trump Dorong Penghapusan Pajak Transaksi Crypto, AS Siap Jadi Crypto Hub Dunia?
Gedung Putih mengonfirmasi Presiden Donald Trump mendorong penghapusan pajak atas transaksi Bitcoin dan aset kripto. Jika kebijakan ini resmi disahkan, penggunaan crypto untuk pembayaran harian bisa dilakukan tanpa beban laporan pajak mikro yang selama ini jadi hambatan adopsi.
Dampaknya dinilai sangat besar. Arus modal global berpotensi masuk ke Amerika Serikat, sekaligus menempatkan AS sebagai pesaing serius Dubai, Singapura, dan Hong Kong dalam perebutan status pusat kripto dunia. Sektor on-ramp, dompet digital, aplikasi pembayaran, hingga stablecoin diprediksi akan mengalami lonjakan aktivitas.
Dengan regulasi yang lebih ramah, posisi crypto bergeser dari sekadar aset spekulatif menjadi alat transaksi nyata. Perubahan aturan ini menandai fase baru, di mana ekosistem kripto “naik level” dan masuk ke penggunaan massal.
Ikuti terus update regulasi dan insight market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #cryptoregulation #bitcoin #altcoins #cryptonews
NFA, DYOR.
Kenapa Walrus ($WAL) Bukan Proyek “Sekali Pakai”
Sebagian proyek crypto ramai di awal lalu sepi karena tidak dipakai rutin. Walrus berbeda karena storage adalah kebutuhan berulang.
Aplikasi yang pakai Walrus akan terus membutuhkan penyimpanan, hari ini, bulan depan, dan seterusnya.
$WAL mendukung siklus penggunaan ini, bukan sekadar event sesaat. Ini bukan jaminan sukses, tapi model kebutuhannya masuk akal. @WalrusProtocol #walrus $WAL
{future}(WALUSDT)
Whale Era Satoshi Bangkit Lagi, 26.900 BTC Disikat Sekaligus!
Setelah lebih dari 13 tahun tak bergerak sejak 2011, sebuah wallet legendaris dari era awal Bitcoin tiba-tiba kembali aktif. Tanpa manuver kecil, wallet ini langsung mengakumulasi 26.900 BTC senilai sekitar $2,45 miliar atau Rp41 triliun, menjadi salah satu aksi pembelian terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Pergerakan wallet tua seperti ini tergolong langka dan kerap dibaca sebagai sinyal kepercayaan jangka panjang terhadap Bitcoin. Aksi agresif ini pun memantik spekulasi di kalangan trader: apakah ini pertanda awal fase bullish berikutnya, atau sekadar relokasi aset lama oleh early adopter yang masih memilih memegang BTC?
Pantau terus update market dan insight penting lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #whalealert
NFA, DYOR.
#BTC $BTC
{future}(BTCUSDT)
After BTC time frame 1 jam,, mencoba break area sweep liq ya,, kalau udh break mungkin akan cepet pergerakannya,,, namun kalau ga mampu tembus berarti masuk area sidways lagi ya.
semoga bermanfaat. salam cuan
$DUSK dan Blockchain yang Tidak Mengejar Narasi Besar
Sebagian proyek hidup dari cerita besar tentang masa depan. Saat ceritanya berubah, nilainya ikut goyah.
Dusk Network tidak bergantung pada satu narasi. Ia tetap relevan terlepas dari apakah pasar sedang membicarakan DeFi, RWA, atau topik lain.
Karena itu $$DUSK idak terlihat mengikuti arus. Ia berjalan di jalur sendiri, lebih tenang, tapi lebih stabil. @Dusk_Foundation #dusk $DUSK
{future}(DUSKUSDT)
$DUSK dan Masalah yang Tidak Menarik Tapi Penting
Privasi selektif, auditabilitas, kepatuhan, semua ini jarang jadi topik viral. Tidak dramatis, tidak memancing emosi.
Namun justru masalah-masalah inilah yang menentukan apakah blockchain bisa dipakai di sektor serius.
Dusk Network memilih fokus ke area yang sering dihindari proyek lain. Dan di sanalah $$DUSK enemukan relevansinya: mengerjakan hal yang penting, meski tidak menarik perhatian. @Dusk_Foundation #dusk $DUSK
{future}(DUSKUSDT)
$DUSK dan Blockchain yang Dibangun untuk Dunia yang Tidak Sempurna
Banyak blockchain diasumsikan hidup di dunia ideal: pengguna jujur, sistem rapi, konflik minimal. Dunia nyata tidak bekerja seperti itu.
Dusk Network justru berangkat dari ketidaksempurnaan tersebut. Ia mengasumsikan adanya konflik kepentingan, kesalahan manusia, dan kebutuhan hukum yang kompleks.
Karena itu $$DUSK idak mencoba menciptakan dunia baru, tetapi menyediakan infrastruktur yang tetap berfungsi meski realitas tidak ideal. @Dusk_Foundation #dusk $DUSK
{future}(DUSKUSDT)
Eropa Mulai Jauh dari AS, Jerman Kritik Keras Arah Kebijakan Washington
Amerika Serikat kembali menjadi sorotan tajam dari Eropa. Sejumlah pejabat dan analis di Jerman menilai arah kebijakan luar negeri Washington semakin tidak konsisten dan justru menggerus tatanan global yang dibangun sejak pasca-Perang Dunia II. Ketegangan geopolitik, perang dagang, hingga langkah sepihak AS dalam konflik internasional dinilai mempercepat pergeseran pusat kekuatan dunia.
Di sisi lain, Jerman mulai menunjukkan sikap yang lebih mandiri dan berani mengambil jarak dari pengaruh Amerika Serikat. Dorongan untuk memperkuat kapabilitas militer, kemandirian energi, serta membangun kerja sama strategis di luar poros Washington kian menguat. Perubahan sikap ini memunculkan diskusi luas soal arah baru Eropa, termasuk potensi kebangkitan nasionalisme Jerman dalam format modern.
Bagi pasar global, dinamika ini menambah lapisan ketidakpastian geopolitik yang bisa berdampak ke mata uang, komoditas, hingga aset berisiko seperti kripto. Perubahan keseimbangan kekuatan dunia sering kali menjadi katalis volatilitas jangka menengah.
Pantau terus perkembangan geopolitik global dan dampaknya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #geopolitik #globalmarket #makro #marketupdate
NFA, DYOR.
Powell Diselidiki DOJ, Konflik The Fed vs Gedung Putih Makin Panas
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengonfirmasi bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) telah melayangkan subpoena grand jury yang berpotensi mengarah pada penyelidikan kriminal. Langkah ini terkait kesaksian Powell di hadapan Komite Perbankan Senat pada Juni tahun lalu, termasuk pernyataannya soal renovasi gedung bersejarah The Fed.
Dalam pernyataan resminya, Powell menegaskan komitmennya terhadap supremasi hukum dan akuntabilitas publik. Namun, ia juga memberi sinyal bahwa proses hukum ini tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya tekanan politik terhadap bank sentral, terutama setelah kritik keras Presiden Donald Trump terhadap kebijakan suku bunga Fed.
Powell menekankan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk Ketua The Fed. Meski begitu, ia menilai situasi ini mencerminkan eskalasi ketegangan antara independensi bank sentral dan kekuasaan eksekutif. Ia menyatakan akan tetap menjalankan mandatnya dengan integritas, sesuai kepercayaan Senat dan publik Amerika.
Kasus ini menambah lapisan ketidakpastian baru bagi pasar, di tengah isu suku bunga, inflasi, dan arah kebijakan moneter AS ke depan faktor yang sangat sensitif bagi aset berisiko, termasuk kripto.
Ikuti update makro global dan dampaknya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #TheFed #Powell #makro #marketupdate
NFA, DYOR.