#walrus $WAL @Walrus 🦭/acc
Untuk menjamin integritas dalam sistem terdesentralisasi seperti Walrus, penggunaan Merkle Trees adalah yang memungkinkan seorang klien untuk membangun kembali sebuah file tanpa harus mempercayai kejujuran setiap node individu.
1. Struktur Merkle Tree di Blob
* Chunks dan Slivers: Blob dibagi menjadi potongan asli, yang dikodekan dalam ribuan fragmen kecil yang disebut slivers.
* Daun Pohon: Setiap sliver menjadi daun dalam pohon Merkle.
* Akar Merkle: Puncak pohon (akar) adalah hash 32 byte yang mewakili seluruh keadaan blob. Akar ini dicatat di blockchain (Sui).
2. Verifikasi Integritas Selama Rekonstruksi
Masalah dari sistem terdesentralisasi adalah sebuah node jahat dapat mengirimkan sebuah fragmen yang rusak untuk menghalangi rekonstruksi file.
* Permintaan Data: Klien meminta fragmen dari berbagai node yang berbeda.
* Bukti Inklusi: Bersama dengan fragmen data, setiap node diharuskan mengirimkan "jalur bukti"
* Validasi Instan: Klien menghitung hash dari fragmen yang diterima dan naik ke pohon menggunakan bukti yang diberikan.
* Pembuangan Sampah: Jika hash tidak cocok, klien segera membuang fragmen tersebut, tanpa mencoba menggunakannya dalam rekonstruksi matematis dari Red Stuff.
3. Merkle Trees dan Ketersediaan (DA)
* Seorang validator jaringan tidak perlu mengunduh file 1GB untuk mengetahui apakah file tersebut ada.
* Dia secara acak memilih beberapa indeks fragmen dan meminta kepada node untuk bukti Merkle untuk indeks tersebut.
* Secara matematis, jika sebuah node dapat memberikan bukti yang valid untuk sampel acak, kemungkinan data tersebut lengkap dan tersedia di jaringan mendekati 100% dengan sangat cepat.
4. Efisiensi Matematis
Keuntungan menggunakan Merkle Trees di sini adalah skala logaritmik O(\log n). Meskipun sebuah file memiliki jutaan fragmen, bukti bahwa sebuah fragmen tertentu adalah sah hanya akan memiliki beberapa KB, menjadikan verifikasi sangat ringan untuk perangkat seluler atau klien ringan

