#vanar $VANRY @Vanarchain

VANAR CHAIN: MASA DEPAN AI DAN WEB3

Industri blockchain telah lama berjuang dengan “Masalah Oracle” dan “Ilusi Penyimpanan” – fakta bahwa sebagian besar data disimpan di luar rantai dan memerlukan tautan yang rapuh agar berguna. Vanar Chain menyelesaikan ini dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan dan penyimpanan data efisiensi tinggi langsung ke dalam protokol intinya.

Teknologi: “Vanar Stack”

Tidak seperti blockchain tradisional yang berfungsi sebagai buku besar sederhana, Vanar memanfaatkan arsitektur multi-lapisan yang dikenal sebagai Vanar Stack. Sistem ini dirancang untuk menangani tugas yang intensif data yang biasanya akan menyebabkan kerusakan atau harga berlebihan pada jaringan lain.

Neutron (Memori Semantik): Ini adalah lapisan penyimpanan terobosan Vanar. Ini menggunakan kompresi bertenaga AI untuk mengecilkan file (seperti PDF atau akta hukum) hingga 500:1, menyimpannya langsung di rantai sebagai “Benih.” Ini memastikan data bersifat permanen, dapat diverifikasi, dan dapat diakses secara instan oleh AI.

Kayon (Mesin Penalaran AI): Kayon adalah “otak” dari rantai. Ini memungkinkan kontrak pintar untuk membaca dan “beralasan” atas data yang disimpan di Neutron. Misalnya, suatu kontrak dapat secara otomatis memicu pembayaran hanya setelah Kayon memverifikasi teks tertentu dalam faktur digital yang disimpan di rantai.

Efisiensi & Skalabilitas: Dibangun di atas model Delegated Proof of Stake (dPoS) dan Proof of Reputation (PoR), Vanar memiliki waktu blok kurang dari 3 detik dan biaya transaksi tetap yang sangat rendah sebesar $0.0005. Ini sepenuhnya kompatibel dengan EVM, memungkinkan pengembang Ethereum untuk memigrasikan aplikasi mereka secara instan.