I. Alasan Inti Kenaikan

1. Sengketa Greenland: Ketegangan AS-Eropa meningkat, Eropa menjual obligasi AS, kredibilitas dolar dipertanyakan, dana membeli emas sebagai lindung nilai;

2. Situasi Timur Tengah: Sanksi AS terhadap Iran + penambahan pasukan di Teluk Persia, pasar takut perang, mendorong harga emas naik;

3. Ekspektasi Penurunan Suku Bunga: Fed AS mungkin akan menurunkan suku bunga pada tahun 2026, daya tarik aset dolar menurun, emas menjadi lebih menguntungkan;

4. Pembelian Emas oleh Bank Sentral: China, Polandia, dan beberapa negara lainnya terus membeli emas, mendukung harga emas dalam jangka panjang.

II. Strategi Tiga Hari ke Depan

• 26 Januari (Senin): Kenaikan kuat, beli bertahap di 5050-5030, stop loss di 5010, target 5100-5120;

• 27 Januari (Selasa): Mungkin ada penyesuaian kecil, stabil di 5030-5050 untuk membeli lebih banyak, lihat 5120-5150, jika menembus 5000 maka tunggu;

• 28 Januari (Rabu): Kenaikan berlanjut, membeli di 5080-5100, target 5150-5200, jika ketegangan geopolitik meningkat bisa lihat 5200+.

$XAU

III. Aspek Teknis

Baik grafik mingguan maupun harian menunjukkan pola kenaikan yang kuat, tren jangka pendek sangat bullish, hanya cocok untuk membeli mengikuti tren, jangan melakukan short.

IV. Risiko dan Tindakan

• Risiko: Penurunan ketegangan geopolitik, rebound imbal hasil obligasi AS, pengambilan keuntungan menyebabkan volatilitas harga emas;

• Tindakan: Kontrol posisi, beli secara bertahap, sesuaikan stop loss seiring dengan naiknya harga emas (5010→5050→5080), jangan menebak puncak.