Konsensus Davos mulai terlihat: Stablecoin berbasis pembayaran didefinisikan sebagai alat uang tunai tingkat pembayaran, CEO Circle mengusulkan 'Fisika Uang Baru'

Selama Forum Davos, stablecoin menjadi topik hangat, para pelaku industri umumnya percaya bahwa stablecoin memiliki potensi untuk merombak sistem pembayaran global, namun risiko potensialnya juga tidak dapat diabaikan. Jeremy Allaire, salah satu pendiri dan CEO Circle, menyatakan bahwa di bawah kerangka regulasi di AS, UE, dan lainnya, stablecoin berbasis pembayaran secara jelas didefinisikan sebagai 'alat tunai' yang digunakan untuk pembayaran dan penyelesaian, sehingga penerbit tidak boleh membayar bunga kepada pemegang, dan ia sendiri mendukung desain ini. Menanggapi beberapa proyek stablecoin yang mensubsidi pengguna dalam bentuk 'hadiah', Jeremy Allaire percaya bahwa kekhawatiran industri perbankan tentang 'penarikan deposit, kekeringan kredit' telah dibesar-besarkan, dan menunjukkan bahwa munculnya dana pasar uang secara historis tidak menyebabkan kerusakan substansial pada sistem kredit perbankan. Selain itu, Jeremy Allaire mengajukan konsep 'Fisika Uang Baru', yang menganggap stablecoin secara signifikan meningkatkan efisiensi perputaran dana dan tingkat perputaran uang, bahwa masyarakat di masa depan mungkin hanya memerlukan basis uang yang lebih kecil (Monetary Base) untuk mendukung kegiatan ekonomi berskala besar, dan ia juga memprediksi bahwa dalam 3 hingga 5 tahun ke depan, akan ada miliaran entitas AI yang berpartisipasi dalam operasi sistem ekonomi. $ETH

ETH
ETHUSDT
2,866.75
-3.02%