Apakah Bitcoin akan mengalami kenaikan kembali?——Sinyal akumulasi "emas digital" di tengah lonjakan harga emas
Pada 24 Januari 2026, harga emas mendekati 4900 dolar AS/ons (beberapa data telah mencapai rekor baru 4930 dolar AS), perak kuat menembus seratus, sementara Bitcoin berfluktuasi di kisaran 89,000-90,000 dolar AS, dengan kenaikan yang jelas tertinggal.
Ini bukan kegagalan narasi, melainkan pembuka "kenaikan kembali yang tertunda" yang sudah akrab dalam sejarah.
Siklus masa lalu berulang kali membuktikan: emas terlebih dahulu menarik dana untuk lindung nilai dan inflasi, Bitcoin sebagai "emas digital" yang sangat elastis sering kali mengalami lonjakan setelah periode pencernaan 3-8 bulan.
• 2017: Emas naik 17%, BTC dari 1k meledak menjadi hampir 20 ribu dolar AS (kenaikan 1800%+).
• 2020: Emas melesat mencapai puncak 2070 dolar AS, BTC tertunda dan mengalami kenaikan kembali hingga 69k (kenaikan lebih dari 400%).
• Saat ini mirip: emas parabolik 28 bulan, rasio Bitcoin/Emas cenderung rendah, analisis dari CryptoSlate dan lainnya langsung menunjukkan "pola keterlambatan yang tersembunyi", target 130k+ sudah dekat.
Banyak orang percaya "emas memimpin, BTC mengejar" hanyalah masalah waktu, semakin lama tertunda semakin hebat ledakannya; Polymarket menunjukkan sebagian smart money bertaruh BTC akan mengungguli emas pada 2026.
Faktor pendorongnya jelas: aliran institusi, narasi kelangkaan, tekanan geopolitik dan utang, semuanya memperkuat posisi jangka panjang Bitcoin. Risiko jangka pendek ada (makro hawkish atau kembali terpuruk hingga 80k), tetapi level 89k di tengah lonjakan emas yang sudah terjadi, lebih terasa seperti posisi akumulasi yang undervalued.
Satu kalimat: kenaikan kembali bukan "jika", tetapi "kapan". Emas terlebih dahulu, emas digital datang kemudian——mereka yang sabar, sering kali mendapatkan hasil terbaik.
Apa pendapatmu? Apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk DCA, atau menunggu sinyal lebih lanjut?🚀
(Market bergerak cepat, bukan saran investasi, DYOR dan kontrol risiko.)
