🚨 BOM WAKTU $48 TRILIUN: CHINA BARU SAJA MENYALAKAN FUSE 💣🌍
Ini bukan kebisingan.
Ini bukan sekadar judul berita.
Ini adalah kerusakan struktural dalam sistem keuangan global.
China baru saja merilis data makro baru — dan itu mengonfirmasi apa yang sedikit orang bersedia akui:
👉 Keruntuhan pasar terbesar di era modern sedang disiapkan sekarang.
Lebih besar dari 2008.
Lebih besar dari COVID.
Berikut sebabnya 👇
---
🔥 Suplai Uang China Telah Menjadi PARABOLIK
Suplai uang M2 China sekarang telah melampaui $48 TRILIUN (setara USD).
Biarkan itu meresap.
Itu lebih dari DUA KALI lipat dari seluruh suplai uang AS
Kurvanya tidak naik — itu bergerak secara vertikal
Ini adalah stimulus pasca-COVID yang sangat kuat
Ini adalah pengurangan nilai mata uang klasik.
Dan tidak — uang ini tidak dengan sopan tetap di dalam pasar saham.
---
🧠 Detail Kritis yang Sering Terlewatkan
Ketika China mencetak uang, modal bocor ke aset riil.
Bukan saham meme.
Bukan rekayasa keuangan.
👉 Aset keras.
Apa yang sedang dilakukan China sekarang:
Menjual Sekuritas Utang AS
Mengurangi eksposur terhadap ekuitas Barat
Rotasi agresif ke emas, perak, tembaga, dan komoditas
Kertas keluar.
Fisik masuk.
---
🥈 BOM WAKTU PERAK (Ini Tempatnya Terputus)
Sementara China — pembeli komoditas terbesar di Bumi — sedang menimbun aset riil…
Bank-bank Barat melakukan sebaliknya.
Mereka sangat pendek perak.
Seberapa besar?
🧾 ~4,4 MILIAR ons perak pendek
⛏️ Suplai tambang tahunan global: ~800 juta ons
Hitung matematikanya.
Bank-bank pendek ~550% dari produksi perak global tahunan.
Tidak ada dunia di mana ini dapat ditutupi.
Anda tidak dapat membeli apa yang tidak ada.
---
⚠️ Mengapa Ini Menjadi Siklus Super
Di satu sisi:
China mereduksi nilai mata uangnya
Bank sentral menimbun logam
Permintaan eksplosif dari solar, EV, dan elektrifikasi
Di sisi lain:
Institusi Barat terjebak dalam posisi pendek kertas
Pasar fisik sudah mengalami defisit
Ini bukan pengaturan "rally harga".
Ini adalah penetapan harga yang terpaksa.
Ketika perak bergerak, posisi pendek tidak keluar dengan tenang — mereka panik.



