1. Rantai Akun, Tapi Data Di Mana?
Ekosistem blokchain umumnya dibahas melalui transaksi, kontrak pintar, dan ekonomi token. Namun, di balik sistem ini ada satu unsur penting yang sering terabaikan: penyimpanan data.
Kontrak pintar berfungsi, NFT dicetak, permainan dipindahkan ke rantai; tetapi sebagian besar aplikasi ini:
Görsellerini
Berkas media
Aset permainan
Besar ukuran pengguna data
tidak disimpan langsung di atas rantai. Karena rantai utama tidak dirancang untuk menyimpan data. Inilah Walrus, sebuah protokol yang berada di celah ini.
2. Apa itu Walrus? Filsafat Desain Dasar
Walrus adalah protokol yang bertujuan untuk menyediakan infrastruktur penyimpanan data terdistribusi, terukur, dan dapat diverifikasi untuk aplikasi berbasis blockchain. Tujuannya adalah untuk membebaskan rantai dari beban data dan menghindari aplikasi terjebak pada layanan penyimpanan pusat yang bergantung.
Pendekatan dasar Walrus adalah:
"Rantai harus menyimpan bukan data itu sendiri; tetapi akurasi dan referensi data."
Pendekatan ini tidak hanya menurunkan biaya tetapi juga mengurangi ketergantungan pada sistem pusat.
3. Masalah yang Diselesaikan oleh Walrus: Kontradiksi Penyimpanan Pusat
Saat ini banyak aplikasi Web3 memiliki struktur yang ironis:
Kontrak pintar di rantai, Token di rantai
Namun data di Amazon S3, Google Cloud, atau layanan pusat serupa
Situasi ini menimbulkan tiga risiko dasar:
Risiko sensor – akses data dapat ditutup
Titik kegagalan tunggal – jika server gagal, aplikasi tidak akan berfungsi
Kontradiksi narasi Web3 – infrastruktur pusat, aplikasi desentralisasi
Walrus memindahkan penyimpanan data ke lapisan jaringan untuk menyelesaikan kontradiksi ini.
4. Arsitektur Teknis: Bagaimana Walrus Bekerja?
Arsitektur Walrus terdiri dari tiga lapisan dasar:
4.1. Pemecahan dan Distribusi Data
Data yang diunggah: Dibagi menjadi potongan kecil, Didistribusikan ke node yang berbeda
Sebuah node tidak memiliki seluruh data
Struktur ini:
Memperumit sensor, Mengurangi risiko kehilangan data, Meningkatkan ketahanan jaringan
4. Mekanisme Penyimpanan yang Dapat Diverifikasi
Data yang disimpan di Walrus:
Bukti kriptografi dapat diverifikasi
Referensi hash disimpan di rantai
Data terbukti tidak berubah
Dengan cara ini aplikasi:
"Apakah data ini benar-benar ini?"
"Apakah ini telah diubah?"
dapat menjawab pertanyaan dengan referensi di atas rantai.
4. Keseimbangan Akses dan Kinerja
Walrus tidak hanya aman; juga bertujuan untuk dapat diakses. Data:
Didistribusikan secara geografis
Cocok untuk akses paralel
Dioptimalkan untuk file besar
Ini juga membuatnya berarti terutama untuk proyek Web3 berbasis NFT, game, dan media.
5. Ekonomi Token Walrus dan Dinamika Jaringan
Token yang terlibat dalam ekosistem Walrus (terlepas dari namanya) bukan hanya spekulatif; tetapi merupakan alat yang mengatur perilaku jaringan.
5.1. Biaya Penyimpanan
Pengguna dan aplikasi:
Mengunggah data
Menyimpan data
Penyimpanan jangka panjang
menggunakan token. Ini menghubungkan penggunaan jaringan secara langsung dengan permintaan ekonomi.
5.2. Insentif Node
Node penyedia penyimpanan: Seiring mereka menyediakan ruang
Diberi penghargaan selama integritas data terjaga. Token di sini:
Insentif, Disiplin
Bekerja sebagai elemen keseimbangan perilaku.
5.3. Pencegahan Spam dan Penyalahgunaan
Setiap operasi penyimpanan memiliki biaya:
Mengunggah data spam
Pembengkakan jaringan yang tidak perlu
secara alami memiliki batasan. Ini adalah titik kritis untuk keberlanjutan jangka panjang Walrus.
6. Area Penempatan Walrus: Saingan atau Pelengkap?
Membandingkan Walrus secara langsung dengan proyek-proyek ini bisa menyesatkan:
Filecoin
Arweave
Solusi berbasis IPFS
Perbedaan Walrus: Berfokus pada aplikasi
Memusatkan integrasi rantai
Menyediakan skenario penggunaan yang lebih fleksibel di pihak pengembang
Oleh karena itu Walrus:
Lebih dari sekadar 'raksasa penyimpanan'
Memegang peran sebagai 'infrastruktur aplikasi Web3'.
7. Kekuatan dan Kelemahan (Penilaian Ahli)
Kekuatan
Fokus pada kebutuhan nyata Web3
Arsitektur yang kompatibel dengan rantai
Area penggunaan alami untuk ekosistem NFT dan game
Pendekatan desentralisasi tetapi praktis
Kelemahan
Narasi penyimpanan sulit dijual di pihak investor
Produksi nilai yang tidak terlihat oleh pengguna (latar belakang)
Kebutuhan untuk bersaing dengan pemain besar
Walrus bukanlah "proyek hype yang cepat naik"; tetapi protokol yang bekerja diam-diam di lapisan infrastruktur.
8. Kesimpulan: Mengapa Walrus Penting, Mengapa Diam?
Pentingnya Walrus tidak berasal dari grafik harga; tetapi dari celah yang ditutup dalam ekosistem. Rantai menghasilkan data tetapi tidak ingin menyimpan data. Aplikasi menginginkan data tetapi menghindari sentralisasi. Walrus berdiri tepat di tengah ketegangan ini.
Dari perspektif ahli, tabel yang jelas adalah:
Walrus adalah salah satu proyek yang akan terlihat seiring pertumbuhan Web3.
Hari ini bukan saatnya, pembicaraan terjadi ketika aplikasi benar-benar diskalakan.
Nilai berasal dari kebutuhan, bukan narasi.
Proyek semacam ini:
Bukan di musim bull
Ketika infrastruktur macet
Menjadi sorotan ketika penggunaan nyata dimulai.
#Walrus #WalrusNetwork #wal #Binance #writetoearn

