Dompet Web3 adalah alat inti untuk memasuki dunia blockchain dan aplikasi terdesentralisasi. Ini lebih dari sekadar alat "menyimpan uang", lebih mirip dengan pusat kedaulatan pribadi Anda di dunia baru digital, yang mengelola aset, identitas, dan hak data Anda.
Untuk membantu Anda dengan cepat menangkap inti, tabel berikut membandingkan dompet #Web3 dan dompet elektronik tradisional yang kita kenal seperti Alipay.

🔑 Memahami komponen inti dompet Web3
Web3#钱包 Fungsi kuatnya dibangun di atas sistem kriptografi yang canggih, dengan inti "enkripsi asimetris". Memahami beberapa konsep kunci di bawah ini sangat penting:
Kunci pribadi: Ini adalah rangkaian string yang dihasilkan secara acak oleh dompet untuk Anda, yang bersifat sangat rahasia, adalah 'kunci utama' Anda. Siapa pun yang memiliki kunci pribadi, memiliki kontrol absolut atas aset yang sesuai. Ini setara dengan kombinasi 'kata sandi kartu bank + KTP' Anda.
Kata sandi pemulihan: Karena kunci pribadi adalah rangkaian karakter yang panjang dan sulit diingat, biasanya akan diubah menjadi satu set 12 atau 24 kata dalam bahasa Inggris (kata sandi pemulihan). Kata sandi pemulihan adalah bentuk yang lebih ramah dari kunci pribadi, keduanya setara. Oleh karena itu, kata sandi pemulihan dan kunci pribadi sama-sama penting dan harus disimpan dengan sangat rahasia.
Kunci publik dan alamat: Kunci publik diturunkan dari kunci pribadi dan dapat dipublikasikan; sedangkan alamat dompet (seperti 0x71...f9 dalam bentuk ini) dihasilkan lebih lanjut dari kunci publik. Anda dapat membagikan alamat tersebut kepada orang lain sebagai 'akun penerimaan' Anda.
Secara sederhana, hubungan mereka dalam pembangkitannya adalah: kunci pribadi → kunci publik → alamat. Aset Anda sebenarnya tercatat di blockchain, dan dompet mengelola kunci pribadi untuk membuktikan kepemilikan dan mengoperasikan aset tersebut.
💼 Apa yang bisa dilakukan dompet Web3?
Fungsi dompet Web3 sangat kaya, telah melampaui sekadar transfer pembayaran:
Penyimpanan dan pengelolaan aset: Mendukung pengelolaan berbagai cryptocurrency dan aset digital seperti NFT di berbagai blockchain (seperti Ethereum, Solana, dll).
Autentikasi identitas dan paspor: Saat mengakses aplikasi terdesentralisasi, cukup klik 'hubungkan dompet' untuk masuk, alamat dompet Anda adalah identitas anonim Anda.
Portal interaksi dengan DApp: Melalui dompet, Anda dapat berpartisipasi dalam DeFi (keuangan terdesentralisasi) pinjaman dan investasi, membeli NFT, bermain game berbasis blockchain, dan terlibat dalam pemungutan suara pemerintahan DAO (organisasi otonomi terdesentralisasi) dan lainnya.
Pusat layanan keuangan terintegrasi: Banyak dompet mengintegrasikan fungsi tukar, staking, jembatan lintas rantai, dll., sehingga Anda dapat melakukan operasi keuangan yang kompleks tanpa meninggalkan dompet.
Bagaimana cara memilih dan menggunakan dompet dengan aman?
Saat memilih dompet, pertama-tama Anda harus memahami klasifikasi yang paling penting: dompet terkelola dan dompet yang dikelola sendiri.
Dompet terkelola: Kunci pribadi disimpan oleh pihak ketiga seperti bursa untuk Anda. Anda masuk menggunakan nama pengguna dan kata sandi, mengalami pengalaman yang mirip dengan produk internet tradisional, nyaman tetapi mengorbankan kontrol. Cocok untuk pemula yang ingin melakukan eksplorasi awal.
Dompet yang dikelola sendiri: Kunci pribadi disimpan oleh pengguna itu sendiri. Ini adalah inti dari semangat Web3, di mana Anda benar-benar memiliki aset. Dompet Web3 yang kita diskusikan biasanya merujuk pada jenis ini.
Dompet yang dikelola sendiri juga dapat dibagi berdasarkan bentuk perangkat:
Dompet panas: Dompet perangkat lunak yang terhubung ke internet, seperti plugin browser (MetaMask) dan aplikasi ponsel (Trust Wallet). Cocok untuk menyimpan 'uang saku' yang digunakan sehari-hari, mudah untuk berinteraksi dengan DApp, tetapi relatif memiliki keamanan yang lebih rendah.
Dompet dingin: Juga dikenal sebagai dompet perangkat keras (seperti Ledger, Trezor), adalah perangkat fisik yang menyimpan kunci pribadi secara offline. Keamanannya sangat tinggi, pilihan utama untuk penyimpanan aset dalam jumlah besar dalam jangka panjang.
Saran praktik keamanan untuk pemula:
Pengelolaan aset terklasifikasi: Menggunakan strategi 'pemisahan dingin dan panas'. Dana kecil yang digunakan sehari-hari disimpan di dompet panas, sementara aset besar yang tidak bergerak dalam jangka panjang disimpan di dompet dingin.
Lindungi kata sandi pemulihan/kunci pribadi dengan ketat: Jangan pernah membagikannya kepada siapa pun, siapa pun yang meminta kata sandi pemulihan adalah penipu. Disarankan untuk menuliskannya di papan kata sandi pemulihan khusus dan menyimpannya di tempat yang aman, jangan pernah mengambil tangkapan layar atau menyimpannya di perangkat yang terhubung ke internet.
Berhati-hati dalam memberikan otorisasi transaksi: Saat menghubungkan DApp yang tidak dikenal atau menandatangani transaksi, periksa kontennya dengan teliti, hindari memberikan otorisasi untuk transaksi 'kosong' atau mencurigakan.
Semoga panduan ini dapat membantu Anda memahami dompet Web3 dengan jelas. Jika Anda tertarik pada jenis dompet tertentu (misalnya, dompet kontrak pintar yang lebih cocok untuk pemula, atau ingin tahu lebih dalam tentang penggunaan dompet tertentu), kita dapat terus membahasnya.