Arthur Hayes menarik perhatian lagi setelah berhasil dengan tepat sebuah prediksi yang banyak dianggap berani: ia menyatakan bahwa Bitcoin bisa jatuh hingga kisaran US$ 80 mil, sebelum melanjutkan pergerakan naik.

Tak lama setelah itu, pasar benar-benar mundur tepat ke wilayah ini, memvalidasi analisis makroekonominya.

Menurut Hayes, pelemahan sementara adalah konsekuensi dari kontraksi likuiditas dolar dan penurunan aliran institusional untuk ETF dan trust aset digital.

Meskipun terjadi koreksi, ia tetap mempertahankan pandangan optimis jangka panjang dan percaya bahwa Bitcoin masih bisa berlipat ganda atau bahkan tripel nilainya jika AS melanjutkan kebijakan moneter yang lebih ekspansif.

Jalur hidup Arthur Hayes

Arthur Hayes adalah seorang trader Amerika dan mantan CEO BitMEX, salah satu bursa derivatif kripto terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Lulusan Ekonomi dari Wharton School, ia memulai karirnya di Hong Kong, bertindak sebagai trader derivatif di Deutsche Bank dan, kemudian, di Citigroup.

Pengalaman ini di pasar keuangan tradisional sangat penting agar ia dapat mengidentifikasi peluang di dunia kripto yang baru lahir.

Pada tahun 2014, Hayes ikut mendirikan BitMEX, yang dengan cepat merevolusi sektor ini dengan mempopulerkan kontrak permanen dengan leverage tinggi, mengubah cara trader beroperasi di pasar kripto selamanya. Kesuksesannya menjadikannya sosok miliarder yang sangat berpengaruh.