Meskipun penurunan pasar yang sedikit hari ini, perkembangan terbaru antara AS dan China memberikan gambaran yang jauh lebih optimis daripada yang ditunjukkan oleh grafik.
Menurut laporan dari BBC, negosiasi perdagangan antara kedua negara telah membuat kemajuan signifikan. Presiden Trump menggambarkan diskusi tersebut sebagai "menakjubkan," dengan kedua belah pihak dilaporkan menemukan kesamaan pada beberapa isu kunci.
China telah setuju untuk merelaksasi pembatasan ekspor bahan baku langka, sementara AS akan mengurangi tarif tertentu — meskipun banyak produk China masih akan menghadapi bea lebih dari 40%, yang dikurangi dari level sebelumnya di atas 50%.
Trump juga mendorong China untuk meningkatkan pembelian barang pertanian Amerika, terutama kedelai, dan mengkonfirmasi rencana untuk kunjungan resmi ke China pada bulan April mendatang untuk memperkuat kerjasama bilateral.
Menggema optimisme ini, Kementerian Luar Negeri China mencatat bahwa hubungan antara kedua negara kini berada di jalur yang stabil menuju perbaikan. Dengan China dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT APEC pada 2026 dan AS mempersiapkan KTT G20 tahun depan, kedua negara tampaknya mulai menyelaraskan diri dalam front global yang lebih kolaboratif.
Singkatnya, meskipun reaksi pasar jangka pendek tetap hati-hati, tren diplomatik jelas beralih dari konfrontasi ke kerjasama. Detail lebih lanjut dari kesepakatan ini masih dalam proses finalisasi, tetapi arahnya terlihat menjanjikan untuk perdagangan global — dan untuk pasar yang bergantung padanya.
$BNB 🚀
