Mengapa Bitcoin ($BTC ) Turun Setelah Mencapai $126,200? Berikut Alasan Sebenarnya
Banyak trader yang terkejut oleh penurunan Bitcoin baru-baru ini — tetapi bagi mereka yang melacak pola gelombang jangka pendek, pergerakan ini hampir dapat diprediksi.
Puncak dekat $126,200 bukanlah kebetulan; itu menandai selesainya siklus gelombang jangka pendek. Apa yang terjadi selanjutnya adalah pembersihan pasar klasik, mengguncang baik posisi long maupun short yang terleveraged.
⸻
📉 Memahami “Penarikan” yang “Terkontrol”
Ini bukanlah keruntuhan yang dipicu oleh kepanikan — ini adalah pergerakan presisi untuk mereset posisi yang over-leveraged.
Grafik 4 jam jelas menunjukkan pola divergensi puncak, menandakan kelelahan jangka pendek.
Namun, fase pembersihan mungkin belum sepenuhnya selesai.
⸻
📊 Prospek Perdagangan Saat Ini
Saya mengumpulkan secara bertahap di atas $120,000, menunggu konfirmasi sebelum melakukan scaling in.
🎯 Target Kunci:
• TP1: $123,300
• TP2: $124,400
Rentang ini menawarkan zona rebound yang sehat sebelum Bitcoin menyelaraskan kembali dengan struktur naik yang lebih luas.
⸻
⚙️ Snapshot Teknikal
• RSI (4H): Menunjukkan divergensi bullish yang kuat — kemungkinan membentuk dasar lokal.
• Volume: Menurun selama penurunan, menunjukkan tidak ada penjualan panik.
• Pola: Divergensi puncak → flush jangka pendek → zona akumulasi.
Setelah pembersihan selesai dan likuiditas kembali di atas $121,500, harapkan pergerakan pemulihan yang tajam.
⸻
🧠 Intisari Kunci
Volatilitas jangka pendek sering kali memiliki satu tujuan — untuk mengguncang tangan yang lemah dan mereset sentimen pasar.
Koreksi ini tampaknya merupakan reset pasar yang sehat, bukan keruntuhan.
Jika momentum menguat di atas $123K, Bitcoin bisa segera melanjutkan ritme bullishnya.
#BTC #Bitcoin #CryptoAnalysis #MarketUpdate #Uptober 🚀
