Visioner sering kali melihat masa depan sebelum orang lain siap untuk itu. Kisah para pendiri Solidus AI Tech adalah contoh yang tepat.

Pada tahun 2022, sementara banyak dari ruang blockchain mengejar siklus hype, Paul Farhi dan Adrian Stoica membuat taruhan yang berbeda. Mereka menyadari bahwa kecerdasan buatan akan membutuhkan lebih dari sekadar algoritma untuk berkembang, ia akan membutuhkan infrastruktur.
Keyakinan itu mengarah pada penciptaan Solidus AI Tech (@aitech), sebuah proyek yang berfokus pada penggabungan blockchain dengan kekuatan komputasi nyata. Pasangan ini mengawasi peluncuran pusat data berkinerja tinggi seluas 8.000 sq. ft. di Bucharest, sebuah Marketplace AI untuk alat dan layanan, dan token $AITECH untuk menghubungkan ekosistem.
Hasilnya telah terlihat: puluhan ribu pemegang, jutaan transaksi, dan lebih dari 40 juta keluaran AI sudah disampaikan. Tetapi di luar angka-angka tersebut, warisan mereka terletak pada pembangunan awal, sebelum adopsi massal, dan menunjukkan bagaimana Web3 dapat menyediakan tulang punggung untuk teknologi yang sedang muncul.
Perjalanan Paul dan Adrian menyoroti bahwa kemajuan dalam AI tidak hanya tentang inovasi dalam perangkat lunak, tetapi juga tentang mempersiapkan infrastruktur untuk membuatnya dapat diakses oleh semua.


