Chatbot AI, perangkat lunak deepfake, dan generator ID palsu membantu mengotomatiskan penipuan kripto
Alat AI seperti chatbot, perangkat lunak deepfake, dan generator ID palsu memainkan peran yang semakin besar dalam memfasilitasi penipuan kripto 💻💸, menurut Laporan Penipuan Kripto 2025 oleh Elliptic.
Temuan Utama:
Sebagian besar kerugian terkait penipuan 💰 di kripto dilaporkan tahun lalu. FBI menyatakan bahwa $9,3 miliar dari $16,6 miliar kerugian penipuan di AS terkait dengan kripto.
Pada tahun 2024, alat AI membantu mengotomatiskan dan meningkatkan penipuan seperti sextortion, pig butchering, rug pulls yang melibatkan memecoin, dan penipuan deepfake.
Bagaimana Alat AI Memicu Kejahatan Kripto:
Chatbot AI 🗣️ dan deepfake 🤖 memudahkan penjahat untuk menipu korban, bahkan melanggar batas bahasa 🌍.
Video deepfake dengan dukungan selebriti 🎬 digunakan untuk menipu korban agar menyerahkan dana atau kredensial mereka 💳.
Peretas Korea Utara bahkan telah menggunakan deepfake untuk menyamar sebagai eksekutif kripto 👤, sambil juga menyebarkan malware melalui panggilan video 📞.
🚨 Ancaman yang Meningkat:
Penipuan kini dianggap sebagai bentuk kegiatan ilegal yang paling menguntungkan 💸 dalam kripto, melampaui bahkan pasar obat gelap di dark web 🚫💊.
Pasar online ilegal yang menjual kepada kelompok penipuan telah memproses lebih dari $30 miliar dalam kripto, jauh melebihi volume perdagangan obat.
Seiring berkembangnya ruang kripto, begitu juga kebutuhan untuk berhati-hati ⚠️. Tetap waspada, dan selalu verifikasi sebelum membagikan dana atau informasi pribadi.
👉 Ikuti saya untuk lebih banyak pembaruan dan wawasan terbaru 👍
Terima kasih
