FIFA Blockchain: Mempercepat Masa Depan Crypto Dengan Avalanche9000
FIFA, organisasi sepak bola terbesar di dunia, baru saja mengumumkan peluncuran FIFA Blockchain, sebuah blockchain layer-1 yang menggunakan teknologi dari Avalanche setelah pembaruan Avalanche9000. Ini adalah langkah kedua dari
#FIFA ke dalam bidang crypto, setelah koleksi NFT di Algorand pada Piala Dunia 2022.
#FIFABlockchain , yang dibangun di atas platform Avalanche, memanfaatkan pembaruan Avalanche9000 (selesai pada 20/5/2025, menurut CoinDesk) untuk menyediakan transaksi cepat, biaya rendah, dan kemampuan skala tinggi.
#Avalanche9000 meningkatkan kinerja pemrosesan hingga 10.000 transaksi/detik, cocok untuk aplikasi olahraga seperti tiket digital, NFT pemain, dan pengalaman penggemar terdesentralisasi. Setelah suksesnya koleksi NFT Piala Dunia 2022 di Algorand (menghasilkan 3 juta USD, menurut CryptoNews), FIFA Blockchain menjanjikan untuk memperluas ekosistem crypto, dari penjualan tiket hingga transaksi aset digital.
Partisipasi FIFA memperkuat tren integrasi blockchain ke dalam olahraga, terutama di AS dan Jepang, di mana penggemar sepak bola sedang menyambut teknologi ini. Dengan Avalanche, yang memiliki kapitalisasi pasar 8,2 miliar USD (menurut CoinMarketCap, 23/5/2025), FIFA Blockchain memiliki potensi untuk menjadi platform terkemuka dalam bidang olahraga digital:
Aplikasi nyata: Blockchain layer-1 seperti FIFA Blockchain memungkinkan digitalisasi pengalaman olahraga, dari tiket hingga barang, meningkatkan transparansi dan mengurangi penipuan.
Partisipasi organisasi besar: FIFA bergabung dengan nama-nama besar seperti Nike dan Adidas, mendorong kepercayaan terhadap crypto.
Teknologi canggih: Avalanche9000 menyediakan platform yang kuat, bersaing dengan Ethereum dan BNB Chain, membuka peluang untuk proyek DeFi dan NFT.