@Walrus 🦭/acc #walrus $WAL

Enkripsi dan Keamanan.

Di era di mana kebocoran data terjadi hampir setiap hari, keamanan informasi menjadi prioritas utama. Walrus dirancang dengan filosofi "privacy-first". Meskipun data disimpan di jaringan publik, bukan berarti siapapun bisa melihat isinya. Protokol ini mendukung enkripsi end-to-end yang memastikan bahwa hanya pemegang kunci enkripsi yang sah yang dapat mendekripsi dan membaca data tersebut.

Keamanan di Walrus bersifat struktural. Karena data dipecah menggunakan erasure coding dan didistribusikan ke berbagai node di seluruh dunia, seorang peretas tidak bisa sekadar menyerang satu server untuk mencuri data. Mereka harus mengompromikan puluhan atau bahkan ratusan node secara bersamaan di berbagai yurisdiksi, yang secara matematis hampir mustahil dilakukan.

Selain itu, Walrus memanfaatkan keamanan konsensus dari blockchain Sui. Setiap transaksi penyimpanan dicatat secara permanen dan tidak dapat diubah (immutable). Ini mencegah serangan di mana seseorang mencoba memalsukan keberadaan data atau menghapus bukti transaksi. Fitur integrity check yang terus-menerus memastikan bahwa setiap pecahan data (sliver) tetap utuh dan tidak dimanipulasi oleh node penyimpan.

Bagi perusahaan yang menangani data sensitif, Walrus menawarkan tingkat ketahanan yang melampaui standar industri saat ini. Bahkan dalam skenario bencana alam yang menghancurkan pusat data di satu benua, data yang disimpan di Walrus tetap aman dan tersedia karena redundansi globalnya. Ini adalah standar baru dalam manajemen risiko data digital yang menggabungkan transparansi blockchain dengan kerahasiaan tingkat tinggi.